Problems of Musyarakah Account Management in the MSME Sector: A Case Study of Obstacles to Transparency of Customer Financial Reports
DOI:
https://doi.org/10.63453/jfb.v2i2.64Keywords:
account management, musharakah, msmes, financial statement transparency, sak emkm, islamic banking.Abstract
This study aims to analyze the problems of Musharakah account management in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector, with a primary focus on constraints regarding customer financial report transparency. As a profit and loss sharing financing instrument, Musharakah relies heavily on the accuracy of real profit reporting, yet its implementation is often hindered by information asymmetry. The research method employed is library research with a qualitative approach, synthesizing data from scientific literature and official financial authority reports within the last ten years. The results indicate that transparency issues are rooted in the low accounting literacy of MSME actors, leading to the inconsistent application of the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM). This condition triggers moral hazard risks in the form of inaccurate profit reporting, which impacts high monitoring costs and Non-Performing Financing (NPF) risks for Islamic banking. Logical interpretation of the findings suggests that digital transformation through cloud-based accounting systems is a strategic solution to create real-time cash flow monitoring. The study concludes that standardizing financial reporting and integrating information technology are absolute prerequisites for building trust in Musharakah partnerships and enhancing MSME accountability within the Islamic financial ecosystem.
Downloads
References
Antonio, M. S. (2021). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani. (Membahas filosofi kemitraan dan mekanisme bagi hasil dalam akad Musyarakah).
Ascarya (2022). Akad dan Produk Bank Syariah. PT Raja Grafindo Persada (Rajawali Pers). Jakarta.
Ascarya. (2022). Instrumen Pengendalian Moneter dalam Ekonomi Syariah. Jakarta: Rajawali Pers. (Menganalisis peran instrumen bagi hasil dalam stabilitas ekonomi dan manajemen risiko ekuitas).
Ascarya. (2022). The determinants of Islamic banking efficiency: A qualitative approach. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management. (Emerald).
Benamraoui, A., & Alwardat, Y. (2019). Asymmetric Information and Islamic Financial Contracts. International Journal of Economics and Finance.
Fikri et al. (2021): Pengaruh Pertumbuhan Kasus Covid 19, NPF (Non Performing Financing) dan CAR (Capital Adequacy Rasio) Terhadap Total Aset Perbankan Syariah Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode Maret 2020 - Januari 2021, Sustainability Accounting & Finance Journal, Vol. 1, No. 2, (2021).
Fikri et al. (2021): Studi tentang Moral Hazard dalam pembiayaan bagi hasil.
Fikri, M. A., et al. (2021). "Information Asymmetry and Moral Hazard in Islamic Banking Financing: A Case Study of Musharakah Contracts." Journal of Islamic Finance and Business Research, 6(2), 45-58. (Menjelaskan kendala ketimpangan informasi dan risiko pelaporan laba pada UMKM).
Hassan, M. K., et al. (2023). Islamic Banking Performance and Risk-Taking. Journal of Risk and Financial Management. (MDPI/Springers).
Hidayat & Al Arif (2020). Manajemen Perbankan Syariah. Penerbit Kencana (Prenada Media Group).
Hidayat, S., & Al Arif, M. N. R. (2020). "Challenges in Implementing Profit-Sharing Financing in Indonesia." Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 6(1), 121-144. (Menganalisis hambatan struktural transparansi dan audit pada perbankan syariah).
Ikatan Akuntan Indonesia. (2017). Standar Akuntansi Keuangan Syariah. Jakarta: IAI.
Indriani et al. (2023). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM (Studi Kasus UMKM Mawar Bakery). Javanica: Jurnal Terapan Agribisnis (Politeknik Negeri Banyuwangi).
Indriani et al. (2023): Analisis Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Sektor Mikro.
Indriani, S., et al. (2023). "Implementasi SAK EMKM pada UMKM: Kendala dan Solusi dalam Peningkatan Akuntabilitas Keuangan." Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 10(1), 88-102. (Membahas penerapan standar akuntansi mikro dan pemisahan aset pribadi-bisnis).
Kemenkop UKM. (2023). Laporan Tahunan Perkembangan UMKM di Indonesia. Jakarta: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI. (Data statistik kontribusi UMKM terhadap PDB nasional).
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Lestari & Rosadi (2022). Akuntansi Digital: Penyusunan Laporan Keuangan di Era Teknologi. Andi Pandangai Press.
Lestari & Rosadi (2022): Peran digitalisasi dalam transparansi laporan keuangan.
Lestari, D. P., & Rosadi, K. (2022). "Digitalization of Accounting Systems in Sharia Banking: Enhancing Transparency in Musharakah Financing." International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF), 5(2), 210-235. (Studi tentang penggunaan sistem cloud dan API untuk monitoring real-time).
Mubarok & Srimulyani (2020): Pengaruh Pembiayaan Musyarakah/Mudharabah terhadap UMKM/Kesejahteraan UMKM.
Mubarok, A., & Srimulyani, E. (2020). "The Impact of Musharakah Financing on MSMEs Growth and Risk Mitigation." Journal of Islamic Economic Studies, 28(1), 15-32. (Membahas peran monitoring intensif dan dampak bagi hasil terhadap skala usaha).
Muhammad, R., & Ali, M. (2021). Risk Management in PLS-based Financing. Journal of Islamic Marketing. (Emerald).
Ningsih, N., Indriani, E., & Suryantara, A. (2023). Langkah Awal Kewirausahaan (Book Chapter). Repositori Universitas IPWIJA (IPWIJA Repository).
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia. Jakarta: OJK.
Rahman et al. (2021). Corporate Governance in Brazil and Opportunistic Behavior in Times of Crisis (atau studi terkait mitigasi perilaku oportunistik melalui tata kelola/pemantauan data). MDPI - Journal of Risk and Financial Management (berdasarkan sitasi Rahman et al. 2021 tentang monitoring dan mitigasi). MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute).
Rahman, A., et al. (2021). "Non-Performing Financing (NPF) and Digital Monitoring in Islamic Banks." Sharia Finance Review, 4(3), 112-125. (Menganalisis hubungan antara teknologi digital dan penurunan rasio pembiayaan bermasalah).
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suzuki, Y., & Sohrab, U. (2021). The Paradox of Islamic Finance: Challenges of Musharakah. Pacific-Basin Finance Journal. (Elsevier).
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.


